WORKSHOP TAHAP II PENYUSUNAN RPS BERBASIS CASE BASED LEARNING DAN TEAM BASED PROJECT

Dalam rangka pemantapan penyusunan RPS berbasis case based learning dan team based projec,  dosen prodi manajemen mengikuti workshop tahap II pembelajaran daring kolaboratif dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester.

Pada workshop tahap II ini,  merupakan lanjutan dari workshop tahap I dimana narasumber yang di undang kembali bapak Dr Uwes Anis Chaeruman M.pd. dari Universitas Negeri Jakarta.  pada  kegiatan workshop tahap II ini merupakan  praktek dalam pembuatan RPS berbasis case based learning dan team based project dan merupakan lanjutan atas di adakan nya Workshop pengembangan RPS tahap I.

Kegiatan workshop  sengaja di lakukan sebanyak dua kali, hal ini dikarenakan pada tahap I, dosen dibekali atas pengenalan akan metode pembelajaran case based learning dan team based project, selanjutnya, pada workshop tahap II ini dosen di perintahkan untuk pemantapan atas pembuatan RPS.

International Benchmarking Kurikulum Dan Penjamin Mutu Fakultas Ekonomi Dan Bisnis (FEB ) UNIKI

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) baru-baru ini menggelar kegiatan International Benchmarking Kurikulum dan Penjamin Mutu sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar pendidikan dan kualitas akademik mereka. Dalam kegiatan ini, tiga universitas internasional dipilih sebagai mitra benchmarking, yaitu INCEIF (International Centre for Education in Islamic Finance) dan International Islamic University Malaysia (IIUM) di Malaysia, serta Prince of Songkla University di Thailand.

Tujuan dan Fokus Kegiatan

International Benchmarking ini bertujuan untuk memperbandingkan dan mengevaluasi kurikulum serta sistem penjaminan mutu di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI dengan universitas-universitas ternama tersebut. Benchmarking ini difokuskan pada beberapa aspek utama:

  1. Pengembangan Kurikulum Internasional: Memastikan kurikulum yang diajarkan di UNIKI sejalan dengan standar global, terutama di bidang ekonomi dan bisnis Islam.
  2. Penjaminan Mutu Akademik: Mempelajari proses evaluasi mutu akademik yang diterapkan di universitas-universitas mitra, terutama yang berkaitan dengan akreditasi internasional dan jaminan kualitas lulusan.
  3. Kolaborasi dan Networking: Membuka peluang kerjasama akademik dan penelitian antaruniversitas, baik dalam bentuk pertukaran pelajar, dosen, maupun program riset kolaboratif.

Melalui International Benchmarking ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI berharap dapat memperkuat sistem pendidikan mereka dan mencapai standar mutu akademik internasional. Langkah ini menandakan komitmen UNIKI dalam memberikan pendidikan berkualitas tinggi dan berstandar internasional, terutama di bidang ekonomi dan bisnis Islam, sekaligus memperluas wawasan serta jangkauan global mereka dalam dunia pendidikan.

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ADAKAN KULIAH UMUM PADA KEGIATAN PAJAK GOES TO CAMPUS

Fakultas ekonomi dan bisnis mengadakan kuliah UMUM pada kegiatan Pajak Goes To Campus dengan tema Generasi Muda Sadar Pajak Wujud Bela Negara, kegiatan ini dilaksanakan di Aula lantai III Fakutas Ekonomi dan Bisnis UNIKI pada 23 Oktober 2024, Hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kepala KPP Pratama Bireuen yaitu Bapak, Dr. Melky Ferdian, S.S.T M.Si..

Kegiatan kuliah umum ini di hadiri oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI semester III, dimana mereka saat ini mereka sedang mengambil mata kuliah perpajakan. Pada kegiatan mahasiswa diajarkan dan diberi pemahaman tentang kewajiban wajib pajak, pajak perseorangan, dan pajak perusahaan, kegiatan ini di hadiri dengan antusias oleh para mahasiswa karena pada kegiatan tersebut di lengkapi dengan Game melalui aplikasi kahoot dan dimenangkan oleh sebanyak 11 orang mahasiswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan cepat dan benar

9 ORANG MAHASISWA FEB UNIKI DAPAT PENGHARGAAN RELAWAN PAJAK DARI KEPALA KPP PRATAMA BIREUEN

Sebanyak 9 orang Mahasiswa UNIKI dari fakultas ekonomi dan bisnis uniki mendapat sertifikat pernghargaan dari kepala kantor KPP Pratama Bireuen, penyerahan piagam penghargaan dari KPP Pratawa tersebut kepada relawan pajak ini diberikan atas dedikasi mahasiswa selama satu tahun menjadi relawan pajak di KPP Pratama Bireuen,  sembilan mahasiswa tersebut berasal dari Jurusan manajemen dan akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI: dengan data Sbb

1. Putri Zianby Cintami 210261201193 Manajemen

2. Liza Amanda 210261201010 Manajemen

3. Ona Lisa 210261201192 Manajemen

4. Melyza 210261201184 Manajemen

5. Siti Aminah 210261201030 Manajemen

6. Tirahmah 210262201267 Akuntansi

7. Rahmawati 210262201262 Akuntansi

8. Andrian 210262201273 Akuntansi

9. Farah Vinola Isma Dwiyani 210262201214 Akuntansi

Penyerahan sertifikat sendiri di serahkan langsung di Aula lantai 3 UNIKI oleh, Dr. Melky Ferdian, S.S.T M.B.A. Selanfjutnya untuk tahun 2025 ini, UNIKI telah kembali merekrut sebanyak 10 orang mahasiswa dari jurusan program studi akuntansi dan program studi manajemen semester 5 untuk menjadi relawan pajak.

Tugas relawan pajak melibatkan dukungan kepada wajib pajak dalam proses administrasi perpajakan. Relawan pajak biasanya bekerja sama dengan kantor pajak dan diberikan pelatihan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan mereka. Berikut beberapa tugas utama relawan pajak:

  1. Membantu Pengisian SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan)
    Relawan pajak membantu wajib pajak individu atau badan dalam mengisi SPT tahunan, baik secara online melalui e-Filing maupun secara manual.
  2. Memberikan Informasi Pajak
    Relawan pajak bertugas memberikan informasi yang akurat terkait peraturan perpajakan, termasuk ketentuan tarif pajak, tenggat waktu pembayaran, dan kewajiban lain yang berkaitan dengan pajak.
  3. Sosialisasi Perpajakan
    Relawan pajak juga terlibat dalam sosialisasi kepada masyarakat, seperti memberikan penyuluhan atau pelatihan singkat terkait pentingnya membayar pajak dan prosedur yang perlu diikuti.
  4. Pendampingan Pelaporan Pajak
    Selain membantu pengisian SPT, relawan pajak juga mendampingi wajib pajak dalam melaporkan pajak mereka secara benar dan tepat waktu.
  5. Membantu Penyelesaian Masalah Administrasi
    Jika ada masalah administratif dalam perpajakan, seperti kesalahan dalam pengisian SPT atau masalah lain yang terkait dengan pelaporan pajak, relawan pajak membantu mencari solusi.
  6. Mendukung Digitalisasi Pajak
    Dalam era digital, relawan pajak juga mendukung penggunaan sistem perpajakan berbasis teknologi, seperti e-Billing dan e-Filing, untuk mempermudah wajib pajak dalam menjalankan kewajibannya.