Mahasiswa FEB UNIKI Raih Juara III MTQ Mahasiswa Nasional 2026 di Jambi
Bireuen — Mahasiswa Semester IV Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, T. Ijlal Mudhaffar, berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara III Cabang Tilawatil Qur’an Putra pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Jambi pada 21–24 Juni 2026.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi UNIKI sekaligus mengukuhkan posisi kampus sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) di Aceh yang berhasil menembus babak final MTQ Mahasiswa Nasional 2026.
Pada ajang nasional tersebut, persaingan berlangsung ketat dengan peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dari seluruh peserta yang mengikuti kompetisi, sebanyak 56 peserta dari 18 perguruan tinggi terbaik berhasil melaju ke babak final.
Keberhasilan T. Ijlal Mudhaffar menjadi semakin istimewa karena UNIKI merupakan satu-satunya perguruan tinggi swasta di Aceh yang berhasil mengirimkan wakilnya hingga ke babak final. Sementara itu, perguruan tinggi asal Aceh lainnya yang berhasil lolos ke babak final merupakan perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Teuku Umar (UTU), dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Selama mengikuti kompetisi, T. Ijlal Mudhaffar mendapat pendampingan langsung dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UNIKI, Dr. H. Kamaruddin. Selama ini, ia aktif dalam membina dan mengembangkan minat serta bakat mahasiswa, khususnya dalam bidang seni baca Al-Qur’an dan kegiatan keagamaan.
“Selamat kepada ananda kami T. Ijlal Mudhaffar yang telah meraih Juara III tingkat nasional. Ini merupakan kebanggaan bagi kami. Terima kasih telah mengharumkan nama Aceh, khususnya UNIKI,” ujar Dr. H. Kamaruddin.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKI, Dr. Khairul Aswadi, M.Si., turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih T. Ijlal Mudhaffar.
“Saya sangat bersyukur atas prestasi yang diraih ananda T. Ijlal Mudhaffar. Selamat atas raihan Juara III MTQ Mahasiswa Nasional. Terima kasih telah mengharumkan nama Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKI. Teruslah belajar dan mengasah kemampuan,” katanya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, yang mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan T. Ijlal Mudhaffar menjadi bukti bahwa mahasiswa UNIKI tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan dan potensi yang sangat baik dalam bidang keagamaan.
Prestasi T. Ijlal Mudhaffar di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa UNIKI lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, serta membawa nama baik universitas dan Aceh pada berbagai ajang nasional maupun internasional.
Mahasiswa FEB UNIKI Tunjukkan Semangat Kewirausahaan dalam Bazar HUT Dekranasda dan HKG PKK 2026
BIREUEN — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus membuktikan komitmennya dalam mewujudkan kampus yang Profesional, Unggul, Entrepreneur, dan Islami. Salah satunya melalui keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan bazar pada rangkaian HUT ke-46 Dekranasda dan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 yang digelar di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (23/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UNIKI mengisi sejumlah stan dengan menampilkan sekaligus memasarkan berbagai produk hasil usaha mereka secara langsung kepada masyarakat. Produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari kerajinan tangan, buket bunga, makanan ringan, parfum, hingga karya kaligrafi.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI, Dr. Khairul Awadi, M.Si., mengatakan keikutsertaan mahasiswa dalam bazar tersebut merupakan salah satu bentuk nyata dukungan fakultas terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa.
“Kegiatan bazar di Pendopo Bireuen ini menjadi ajang promosi bagi mahasiswa yang memiliki usaha. Kami memberikan kesempatan kepada mereka untuk menjual produk secara langsung kepada masyarakat. Banyak kreativitas mahasiswa yang muncul, dan ini menandakan bahwa UNIKI benar-benar menjadi kampus entrepreneur,” ujarnya.
Salah seorang mahasiswa peserta bazar, Annis, mengaku senang mendapatkan fasilitas dan kesempatan dari kampus untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkenalkan produknya kepada masyarakat.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak/Ibu pimpinan fakultas yang telah memfasilitasi kami agar bisa berwirausaha. Kegiatan ini sangat membantu kami dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan kewirausahaan mahasiswa tersebut juga mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Bupati Bireuen, Mukhlis. Saat mengunjungi area bazar, Bupati menyempatkan diri mendatangi stan mahasiswa UNIKI dan berdialog dengan para peserta yang secara mandiri menjaga serta memasarkan produk mereka.
Bupati memberikan apresiasi terhadap semangat dan kreativitas mahasiswa UNIKI yang telah berani membangun usaha sejak masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat positif dalam membentuk generasi muda yang mandiri, inovatif, serta memiliki kesiapan untuk memasuki dunia kerja maupun dunia usaha.
Keikutsertaan mahasiswa FEB UNIKI dalam kegiatan bazar tersebut menjadi bagian dari upaya kampus dalam memberikan pengalaman kewirausahaan secara langsung. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan dalam memproduksi, memasarkan, berkomunikasi dengan konsumen, serta mengelola usaha.
Melalui berbagai program yang mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa, UNIKI terus berupaya melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur, mampu menciptakan lapangan kerja, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
FEB UNIKI Perkuat Mutu Akademik, Mahasiswa Didorong Magang di Perusahaan Nasional dan Internasional
Bireuen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat tata kelola akademik sebagai bagian dari komitmen menuju Akreditasi Unggul 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat internal strategis yang dipimpin Dekan FEB UNIKI, Dr. Khairul Aswadi, M.Si., pada Senin (8/6/2026).

Rapat membahas sejumlah agenda strategis, meliputi reformasi program magang mahasiswa, sertifikasi kompetensi, penataan tata tertib sidang dan seminar, serta peningkatan kualitas publikasi ilmiah mahasiswa.
Salah satu kebijakan utama yang menjadi perhatian adalah transformasi program magang mahasiswa. FEB UNIKI mendorong mahasiswa untuk mencari dan menentukan lokasi magang secara mandiri, khususnya pada perusahaan berskala nasional, multinasional, maupun internasional. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman kerja yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing lulusan.
“Mahasiswa wajib melaporkan lokasi magang pilihannya paling lambat 30 Juni 2026. Program studi akan melakukan asesmen sebelum memberikan persetujuan,” ujar Dr. Khairul Aswadi.
Program magang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 selama satu bulan. Untuk memastikan pelaksanaannya berjalan secara terarah dan berkualitas, fakultas akan membentuk panitia khusus, menyusun pedoman teknis, serta menerapkan sistem monitoring dan evaluasi. Bagi mahasiswa yang melaksanakan magang di luar daerah, fakultas juga mewajibkan adanya izin tertulis dari orang tua.
Selain memberikan pengalaman kerja lapangan, FEB UNIKI juga memperkuat kompetensi mahasiswa melalui program sertifikasi kompetensi. Sertifikasi diprioritaskan bagi mahasiswa semester akhir dan direncanakan menjadi salah satu persyaratan yudisium. Program studi didorong untuk memfasilitasi mahasiswa memperoleh sertifikasi yang relevan dengan bidang keilmuan, termasuk sertifikasi yang memiliki standar internasional.
Di bidang akademik, FEB UNIKI turut melakukan pembenahan terhadap tata tertib sidang dan seminar. Profesionalisme dosen pembimbing maupun penguji menjadi perhatian utama, termasuk kedisiplinan dalam menghadiri kegiatan akademik tepat waktu. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus meningkatkan kualitas proses akademik.
Sementara itu, dalam upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas karya ilmiah mahasiswa, FEB UNIKI menetapkan bahwa mahasiswa harus menjadi penulis pertama dalam setiap artikel yang dipublikasikan maupun dipresentasikan pada konferensi resmi. Seluruh karya ilmiah juga diwajibkan melalui uji orisinalitas menggunakan aplikasi Turnitin sebagai bagian dari upaya menjaga integritas akademik.
Sebagai bukti capaian publikasi, mahasiswa diwajibkan menyerahkan minimal Letter of Acceptance (LoA) kepada program studi. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa tidak hanya menyelesaikan tugas akhir, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang memiliki nilai publikasi dan kontribusi akademik.
Rapat juga menetapkan 31 Juli 2026 sebagai batas akhir pengajuan judul skripsi. Pengajuan tersebut mensyaratkan mahasiswa telah lulus mata kuliah Metodologi Penelitian.
Berbagai langkah strategis tersebut merupakan bagian dari komitmen FEB UNIKI dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi sekaligus menindaklanjuti arahan LLDIKTI Wilayah XIII. Melalui penguatan tata kelola akademik, pengalaman kerja melalui program magang, sertifikasi kompetensi, serta peningkatan budaya publikasi ilmiah, FEB UNIKI menargetkan lahirnya lulusan yang profesional, kompeten, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI Bahas Penguatan Program Magang, Sertifikasi Kompetensi, dan Kualitas Akademik Mahasiswa
Dekan (Dr. Khairul Aswadi, M.Si) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) melaksanakan rapat internal pada Senin, 8 Juni 2026, yang membahas berbagai agenda strategis dalam rangka peningkatan mutu akademik dan penguatan kompetensi mahasiswa. Rapat yang dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Kasubbag Akademik, GKM, Koordinator RPL dan staff akademik ini menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait pelaksanaan magang mahasiswa, sertifikasi kompetensi, sidang tugas akhir, publikasi ilmiah, dan pembimbingan mahasiswa. Rapat ini merupakan agenda tindak lanjut dari Focus Group Discussio (FGD) Strategi Tata Kelola Perguruan Tinggi Dan Program Studi Menuju Akreditasi Unggul Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh UNIKI dengan menghadirkan Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Bapak Dr. Ir.Rizal Munadi, M.M., M.T.

Dalam pembahasan mengenai program magang mahasiswa, Fakultas menyepakati bahwa mahasiswa diberikan kesempatan untuk mencari tempat magang secara mandiri dengan mengutamakan perusahaan multinasional, perusahaan internasional, dan perusahaan nasional sebagai lokasi magang yang direkomendasikan. Mahasiswa diwajibkan melaporkan lokasi magang kepada program studi melalui formulir yang telah disediakan paling lambat 30 Juni 2026. Selanjutnya, program studi akan melakukan asesmen terhadap tempat magang yang diajukan sebelum memberikan persetujuan. Setelah seluruh data terkumpul, fakultas akan melakukan pemetaan kegiatan magang serta penetapan Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Pelaksanaan magang direncanakan berlangsung pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027, tepatnya mulai September 2026 dengan durasi satu bulan atau setara dengan beban 3 hingga 4 SKS sesuai kurikulum masing-masing program studi. Untuk mendukung kelancaran program tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis akan membentuk panitia pelaksana magang, menyusun pedoman magang, system pengelolaan magang, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkala. Bagi mahasiswa yang melaksanakan magang di luar daerah, khususnya di luar wilayah kampus, diwajibkan memperoleh izin dari orang tua
Selain program magang, rapat juga membahas pelaksanaan sertifikasi kompetensi mahasiswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing lulusan. Fakultas menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi prioritas bagi mahasiswa semester akhir dan diarahkan sebagai salah satu syarat dalam proses yudisium. Program studi akan memfasilitasi mahasiswa dalam memilih dan mengikuti program sertifikasi yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing. Mahasiswa didorong untuk mengikuti sertifikasi kompetensi internasional.

Dalam bidang akademik, rapat juga menyoroti pelaksanaan sidang dan seminar mahasiswa. Fakultas berencana menyusun kembali tata tertib sidang agar seluruh proses berjalan lebih tertib, profesional, dan sesuai dengan standar mutu perguruan tinggi. Para dosen penguji maupun dosen pembimbing diharapkan dapat hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Apabila terdapat dosen yang berhalangan hadir, informasi ketidakhadiran harus disampaikan sebelum pelaksanaan kegiatan sehingga fakultas dapat menyiapkan dosen pengganti.
Rapat juga menghasilkan kesepakatan terkait peningkatan produktivitas publikasi ilmiah mahasiswa. Setiap mahasiswa yang mempublikasikan artikel ilmiah atau mengikuti konferensi diwajibkan menjadi penulis pertama dalam karya yang dihasilkan dan dimungkinkan untuk melakukan kolaborasii penelitian dengan Dosen. Sebagai bukti capaian akademik, mahasiswa diwajibkan menyerahkan minimal Letter of Acceptance (LoA) dari jurnal atau konferensi kepada program studi. Selain itu, seluruh artikel yang akan dipublikasikan wajib melalui proses pemeriksaan tingkat kesamaan menggunakan aplikasi Turnitin sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh pengelola jurnal.
Pada agenda terakhir, rapat membahas penetapan pembimbing tugas akhir mahasiswa. Fakultas menegaskan bahwa mahasiswa yang akan mengajukan judul penelitian harus telah lulus mata kuliah Metodologi Penelitian. Batas akhir pengajuan judul ditetapkan pada tanggal 31 Juli 2026 agar proses pembimbingan dapat dilaksanakan secara lebih terencana dan terukur.
Melalui berbagai keputusan yang dihasilkan dalam rapat internal ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Kebangsaan Indonesia menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola akademik, memperkuat kompetensi lulusan, serta mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, profesional, dan berdaya saing.
BEM FEB UNIKI Gelar PKM
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Kebangsaan Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Pakwa Beach pada Minggu (3/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKI dengan mengusung tema “BAPER (Bangun Persahabatan Erat dan Ramah Tamah)”.

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari. Sejak pagi, para mahasiswa bersama dosen dan civitas akademika FEB UNIKI tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang telah dipersiapkan oleh panitia. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi tujuan utama kegiatan tersebut.

Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa tema “BAPER” dipilih sebagai simbol untuk mempererat hubungan antar mahasiswa sekaligus membangun komunikasi yang harmonis di lingkungan kampus. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa solidaritas, kerja sama, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa FEB UNIKI.
Berbagai kegiatan dilaksanakan selama acara berlangsung, mulai dari games kebersamaan, diskusi santai, kegiatan sosial, hingga aksi peduli lingkungan di kawasan pantai. Para mahasiswa turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan area wisata sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut mendapat sambutan baik dari seluruh peserta karena dinilai mampu meningkatkan rasa kekompakan dan kebersamaan antar mahasiswa lintas angkatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan FEB Murni, Kasubbag Ivvon Septina Bella, Kaprodi Akuntansi Zulaikah, Kabag Kemahasiswaan Mahyu Danil, serta para dosen di lingkungan FEB UNIKI yang turut memberikan dukungan dan motivasi kepada mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Dalam sambutannya, pihak fakultas mengapresiasi inisiatif BEM FEB UNIKI yang dinilai aktif menghadirkan kegiatan positif dan bermanfaat bagi mahasiswa. Kegiatan seperti ini dianggap penting karena tidak hanya memberikan pengalaman organisasi dan sosial kepada mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kepemimpinan, serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Selain itu, kegiatan PKM ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara mahasiswa dan dosen di luar lingkungan perkuliahan. Interaksi yang terjalin secara santai dan penuh keakraban diharapkan mampu menciptakan suasana akademik yang lebih harmonis dan kondusif di lingkungan FEB UNIKI.
Melalui kegiatan bertema “BAPER” ini, BEM FEB UNIKI berharap semangat persahabatan, kekeluargaan, dan kepedulian sosial dapat terus terjaga serta menjadi budaya positif di kalangan mahasiswa. Ke depan, organisasi mahasiswa FEB UNIKI berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Mahasiswa Relawan Pajak FEB Diterjunkan ke KPP Pratama Bireuen
Bireuen, 13 Januari 2026 – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di bawah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) secara serentak di seluruh Indonesia menyelenggarakan kegiatan Pengantar Mahasiswa Relawan Pajak Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya program relawan pajak yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, khususnya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Dalam program ini, sejumlah mahasiswa FEB resmi ditempatkan di DJP Bireuen untuk membantu pelaksanaan layanan perpajakan kepada masyarakat. Penempatan tersebut bertujuan untuk mendukung optimalisasi pelayanan pajak, terutama dalam pendampingan wajib pajak orang pribadi, sosialisasi perpajakan, serta asistensi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT).
Kegiatan pengantar ini diselenggarakan oleh kantor pajak di seluruh Indonesia sebagai bentuk sinergi antara DJP dan perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi dan kepatuhan pajak di tengah masyarakat. Selain itu, program Relawan Pajak juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung sistem dan administrasi perpajakan.
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berperan aktif sebagai agen edukasi pajak di masyarakat. Kehadiran mahasiswa relawan pajak di DJP Bireuen diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan serta kesadaran pajak masyarakat di wilayah tersebut.
Mahasiswa FEB-UNIKI Ikuti Sekolah Pasar Modal di Universitas Islam Aceh
Banda Aceh – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) mengikuti kegiatan Sekolah Pasar Modal yang diselenggarakan di Universitas Islam Aceh (UIA) pada Senin, 29 September 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Aceh, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai investasi dan dunia pasar modal. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Islam Aceh dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) serta perusahaan sekuritas mitra.
Para peserta mendapatkan materi langsung dari narasumber yang berkompeten di bidangnya, mencakup pengenalan instrumen investasi, mekanisme perdagangan saham, hingga strategi investasi yang sehat dan beretika. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan simulasi transaksi saham secara langsung melalui aplikasi perdagangan online yang telah disediakan.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI, dalam keterangannya, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. “Kami mendorong mahasiswa untuk memperluas wawasan di luar kelas, khususnya di bidang investasi dan pasar modal. Ilmu yang diperoleh hari ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan usaha,” ujarnya.
Salah satu mahasiswa FEB-UNIKI peserta kegiatan juga menyatakan bahwa Sekolah Pasar Modal ini sangat bermanfaat. “Kami bisa belajar langsung dari praktisi dan mencoba simulasi trading. Ini membuka wawasan baru tentang pentingnya investasi sejak dini,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa FEB-UNIKI semakin termotivasi untuk mendalami bidang pasar modal dan mampu mengaplikasikan ilmu yang didapatkan, baik dalam kegiatan akademik maupun praktik di dunia kerja.
Sanggar Ceudah FEB UNIKI Terpilih Tampil di Festival Islamic Fashion Suzuya Mall Bireuen
Bireuen – Sanggar Ceudah Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Almuslim Bireuen (UNIKI) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sanggar seni yang beranggotakan mahasiswa-mahasiswi FEB UNIKI ini terpilih untuk tampil dalam ajang Festival Islamic Fashion yang akan digelar di Suzuya Mall Bireuen pada 24–26 Oktober 2025 mendatang.

Kegiatan ini merupakan salah satu event besar yang menampilkan kreativitas dan inovasi dalam dunia busana muslim, khususnya di kalangan generasi muda. Kehadiran Sanggar Ceudah di ajang tersebut menjadi bukti nyata eksistensi mereka dalam melestarikan budaya dan menampilkan karya yang bernuansa islami sekaligus modern.
Pembina Sanggar Ceudah, Dr. Mai Simahatie, M.M, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa UNIKI.
“Alhamdulillah, Sanggar Ceudah FEB UNIKI dipercaya untuk tampil dalam Festival Islamic Fashion di Suzuya Mall Bireuen. Ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa kita untuk menunjukkan kreativitas, bakat, sekaligus memperkenalkan karya busana islami yang penuh nilai budaya. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat yang luas,” ujar Dr. Mai.
Dengan keikutsertaan Sanggar Ceudah dalam festival ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk terus berkreasi dalam bidang seni, budaya, dan fashion islami.
Festival Islamic Fashion di Suzuya Mall Bireuen ini akan menampilkan berbagai kegiatan, mulai dari fashion show busana muslim, pameran produk kreatif, hingga lomba desain busana islami yang diikuti oleh berbagai komunitas dan perguruan tinggi di Aceh.
MAHASISWA FEB UNIKI LULUS PROGRAM PENGABDIAN MAHASISWA BERDAMPAK
Bireuen, 22 September 2025 – Kabar membanggakan datang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI). Sejumlah mahasiswa FEB dinyatakan lulus dalam Program Pengabdian Mahasiswa Berdampak tahun 2025 yang diselenggarakan secara nasional.

Program ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa agar lebih peduli terhadap masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif, kreatif, dan berkelanjutan bagi berbagai permasalahan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIKI, Dr. Khairul Aswadi, M.Si, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Keberhasilan mahasiswa FEB dalam program ini menjadi bukti nyata bahwa mereka tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka,” ujarnya.
Mahasiswa yang lulus program ini nantinya akan diterjunkan langsung ke masyarakat melalui berbagai proyek pengabdian, seperti pemberdayaan UMKM, literasi keuangan, pendampingan digitalisasi usaha, serta pelatihan manajemen usaha bagi masyarakat desa.
Dengan keberhasilan ini, FEB UNIKI semakin memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
UNIKI dan DJP Aceh Luncurkan Taxpayers’ Charter, Dorong Literasi Pajak di Kalangan Mahasiswa
Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjalin kolaborasi strategis dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Aceh dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bireuen dalam upaya memperkuat literasi perpajakan serta mendukung reformasi fiskal nasional.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui kegiatan peluncuran dan penyerahan Taxpayers’ Charter atau Piagam Wajib Pajak yang berlangsung pada Rabu, 17 September 2025, di Aula Lantai 3 Kampus UNIKI.
Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan UNIKI, perwakilan DJP Aceh, pejabat KPP Pratama Bireuen, serta ratusan mahasiswa FEB UNIKI. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari mahasiswa yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran pajak di lingkungan masyarakat.
Dekan FEB UNIKI dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi pajak sangat penting bagi mahasiswa, khususnya calon ekonom dan praktisi bisnis, agar memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai kewajiban perpajakan. “Dengan adanya Taxpayers’ Charter, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami hak dan kewajiban wajib pajak secara praktis,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan DJP Aceh menyampaikan bahwa peluncuran piagam ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam membangun budaya kepatuhan pajak sejak dini. “Melibatkan kampus adalah langkah strategis, karena mahasiswa akan menjadi pionir dalam menyebarkan kesadaran pajak di tengah masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai manfaat pajak bagi pembangunan negara serta peran generasi muda dalam mendukung reformasi perpajakan.
Dengan adanya sinergi antara UNIKI dan DJP Aceh, diharapkan literasi pajak di kalangan mahasiswa semakin meningkat, sehingga dapat memperkuat basis perpajakan nasional dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
